Bandung, InfoNasionalNews.com - Aksi massa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Bandung, Jumat (1/5), berujung ricuh. Sebuah pos polisi di kawasan Simpang Tamansari dilaporkan dibakar oleh massa pada malam hari.

Berdasarkan laporan dari detikJabar, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Massa terlihat membakar pos polisi yang berada di sekitar simpang jalan, serta melakukan pembakaran di tengah ruas jalan yang menimbulkan kepulan asap tebal.

Selain itu, sejumlah petasan juga dinyalakan oleh massa, sehingga menambah ketegangan di lokasi kejadian. Situasi yang memanas turut berdampak pada arus lalu lintas di kawasan Tamansari.

Akibat kejadian tersebut, arus kendaraan mengalami perlambatan. Sejumlah pengendara bahkan memilih memutar arah untuk menghindari titik kerumunan.

Kemacetan dilaporkan terjadi dari arah Tamansari bawah menuju atas, termasuk dari kawasan Baltos menuju Kebun Binatang, serta dari arah Jalan Layang Pasopati yang mengarah ke Tamansari.

Massa juga dilaporkan sempat memblokade jalan, sehingga memperparah kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab aksi pembakaran tersebut maupun jumlah massa yang terlibat. Aparat keamanan masih melakukan pemantauan dan pengamanan di lapangan.

Aksi Mahasiswa di DPRD Jawa Barat

Sebelumnya, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga menggelar aksi May Day di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan buruh, di antaranya:

  • Mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru
  • Menolak sistem outsourcing dan upah murah
  • Menuntut penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK) massal serta pengendalian impor

Aksi tersebut sempat menyebabkan penutupan Jalan Diponegoro. Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bandung melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Di lokasi aksi, massa juga sempat membakar ban bekas dan sampah. Gerbang DPRD Jawa Barat yang telah dipasangi kawat berduri dilaporkan menjadi sasaran vandalisme berupa coretan serta pemasangan spanduk tuntutan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sejumlah titik di Kota Bandung masih dalam pengawasan aparat. Rill/Red