PALANGKA RAYA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Developer Properti Indonesia (DEPRINDO), Jarot Warjito, bersama jajaran pengurus pusat tiba di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, untuk menghadiri rangkaian Musyawarah Wilayah (MUSWIL) DPW DEPRINDO Kalimantan Tengah yang disertai Workshop Pengembang Properti. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi para pengembang dalam mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah.


Kedatangan rombongan DPP DEPRINDO disambut hangat oleh Wakil Ketua Umum VII DPP DEPRINDO, Randika, bersama Pelaksana Tugas Ketua DPW DEPRINDO Kalimantan Tengah, Yemima, beserta jajaran pengurus daerah.


Sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu kehormatan, Ketua Umum DPP DEPRINDO menerima penyematan Lawung, penutup kepala khas masyarakat Dayak, beserta selendang adat yang diiringi alunan musik tradisional. Prosesi tersebut mencerminkan penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah.


Turut mendampingi Ketua Umum dalam rombongan DPP DEPRINDO antara lain Pratomo selaku Wakil Ketua Umum II DPP DEPRINDO, Tri Endar Wahyudi selaku Ketua Bidang Pendidikan DPP DEPRINDO, Syamsul Arifin selaku Sekretaris DPW DEPRINDO Jawa Timur, serta Hanim dari DPD DEPRINDO Kediri.


Rangkaian penyambutan ditutup dengan foto bersama di kawasan ikonik "Selamat Datang di Kota Cantik Palangka Raya", sebagai penanda dimulainya seluruh agenda DEPRINDO di Kalimantan Tengah.


Ketua Umum DPP DEPRINDO, Jarot Warjito, mengatakan bahwa penyelenggaraan MUSWIL yang dipadukan dengan Workshop Pengembang Properti merupakan langkah nyata untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota dalam menghadapi tantangan industri perumahan nasional.


"Program 3 Juta Rumah merupakan peluang sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pengembang nasional. Karena itu, DEPRINDO tidak hanya membangun organisasi yang solid, tetapi juga terus meningkatkan kompetensi para anggotanya agar mampu menghadirkan perumahan yang berkualitas, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Jarot Warjito.


Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki prospek yang besar sebagai kawasan pengembangan permukiman seiring pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta meningkatnya kebutuhan hunian. Oleh sebab itu, sinergi antara pengembang, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.


Selain agenda MUSWIL yang akan memilih dan mengukuhkan kepengurusan DPW DEPRINDO Kalimantan Tengah, kegiatan juga dirangkai dengan Workshop Pengembang Properti yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari tata kelola organisasi, peningkatan kompetensi pengembang, strategi pengembangan proyek, pembiayaan perumahan, hingga peluang dan tantangan dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.


"Kami berharap dari Palangka Raya lahir kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu menjadi penggerak pembangunan perumahan di Kalimantan Tengah. Melalui workshop ini, kami juga ingin memastikan anggota DEPRINDO semakin siap berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh mitra pembangunan untuk mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat," tambah Jarot.


Melalui penyelenggaraan MUSWIL dan Workshop Pengembang Properti, DEPRINDO menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat industri properti nasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengembang, serta berkontribusi nyata dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah sebagai salah satu upaya mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.