DEKANNEWS, JAKARTA– WhatsApp memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menentukan siapa saja yang dapat melihat pembaruan status. Pengguna tidak harus membagikan status kepada seluruh kontak yang tersimpan.
Melalui pengaturan privasi, pengguna dapat menentukan kelompok kontak tertentu sebagai audiens status. Dengan begitu, pembaruan yang dibagikan bisa disesuaikan dengan orang-orang yang dianggap perlu melihatnya.
Salah satu opsi yang dapat dimanfaatkan adalah kategori khusus. Pengguna bisa membuat kelompok berisi kontak tertentu yang nantinya digunakan sebagai pilihan audiens ketika mengunggah status WhatsApp.
Kategori tersebut dapat dibuat berdasarkan kebutuhan, misalnya untuk keluarga, sahabat, rekan kerja, atau kelompok kontak lainnya. Setelah dibuat, kategori dapat dipilih setiap kali pengguna ingin membagikan pembaruan status.
Untuk membuat kategori, pengguna perlu membuka aplikasi WhatsApp dan mengetuk ikon tiga titik di pojok kanan atas. Selanjutnya pilih pengaturan, masuk ke menu privasi, kemudian pilih opsi status.
Pada halaman status, pengguna dapat menekan ikon tanda tambah (+) dan memilih konten yang hendak dibagikan. Setelah itu, pengaturan audiens dapat diakses melalui opsi yang tersedia di bagian kiri bawah layar.
Pengguna kemudian dapat membuat kategori baru dengan memberikan nama sesuai kelompok kontak yang diinginkan. Setelah nama ditentukan, kontak yang akan dimasukkan ke dalam kategori dapat dipilih.
Jika seluruh kontak yang diperlukan sudah dipilih, pengguna dapat menekan tombol buat. Kategori tersebut selanjutnya tersimpan dan dapat digunakan sebagai pilihan audiens pada pembaruan status berikutnya.
WhatsApp juga memungkinkan pengguna membuat lebih dari satu kategori. Misalnya, pengguna dapat membuat kategori khusus untuk keluarga dan kategori lainnya untuk sahabat atau rekan kerja.
Setiap kategori dapat digunakan sesuai kebutuhan ketika pengguna hendak menentukan siapa yang bisa melihat status. Dengan demikian, pengguna tidak perlu memilih kontak satu per satu setiap kali membagikan pembaruan.
Konsep pengaturan ini memiliki kemiripan dengan fitur Close Friends di Instagram, yang memungkinkan pengguna membagikan konten kepada kelompok orang tertentu. Perbedaannya, WhatsApp menggunakan pengelompokan kontak melalui pengaturan privasi status.
Fitur kategori khusus memberikan kontrol lebih besar terhadap audiens status WhatsApp. Pengguna dapat mengelompokkan kontak terlebih dahulu, kemudian memilih kelompok tersebut saat membagikan status sehingga konten tidak harus terlihat oleh seluruh kontak. (Zat)
0Komentar