INFONASIONALNEWS, ACEH - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, meluas setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material kayu yang terbawa derasnya arus air turut menyumbat sejumlah jembatan hingga menyebabkan tanggul jebol dan air masuk ke permukiman warga.

Berdasarkan informasi, sejumlah desa kembali terdampak banjir. Desa yang terdampak antara lain Pulonas Baru di Kecamatan Lawe Bulan, Kota Kutacane di Kecamatan Babussalam, Terutung Negara Lawe Pasaran di Kecamatan Lawe Sumur, serta Terutung Seperai di Kecamatan Bambel.

Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan telah mencapai lebih dari 1 meter. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintasi sejumlah ruas jalan yang terendam banjir.

Selain menggenangi permukiman dan akses jalan, derasnya arus air membawa material kayu dalam jumlah cukup banyak. Material tersebut kemudian menumpuk dan menyumbat aliran air di sekitar sejumlah jembatan.

Warga pun bergotong royong membersihkan material kayu yang terbawa arus. Upaya itu dilakukan untuk membuka kembali aliran air di sekitar jembatan sekaligus mengurangi dampak genangan yang meluas ke wilayah permukiman.

Meski sebagian warga berupaya menangani sumbatan secara mandiri, banjir masih mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Aceh Tenggara. Akses kendaraan juga masih terkendala di beberapa ruas jalan akibat tingginya genangan.

Penanganan serta pemantauan kondisi banjir terus dilakukan seiring perkembangan cuaca dan debit aliran air. Warga di wilayah terdampak juga masih menghadapi potensi genangan lanjutan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. (Zat)